Camat Anggana, Rendra Abadi.(Ist)
DUTANARASI.COM – Pemerintah Kecamatan Anggana terus memperkuat langkah-langkah pencegahan dan penanganan stunting melalui kolaborasi lintas sektor, baik dengan pemerintah desa maupun pihak swasta. Hal itu disampaikan Camat Anggana, Rendra Abadi, pada Minggu (12/10/2025).
Menurut Rendra, upaya intervensi terhadap stunting di wilayahnya dilakukan dengan melibatkan seluruh pemerintah desa agar turut mengalokasikan anggaran Dana Desa (DD) untuk mendukung program pencegahan stunting.
Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut adalah penyediaan makanan tambahan bagi anak-anak di Posyandu yang tersebar di delapan desa di Kecamatan Anggana.
“Program intervensi stunting kami arahkan langsung ke kepala desa agar mereka bisa menganggarkan kegiatan melalui dana desa, seperti pemberian makanan tambahan dan dukungan kegiatan Posyandu,” ujarnya.
Tak hanya mengandalkan dana pemerintah, Kecamatan Anggana juga menggandeng sejumlah perusahaan swasta yang beroperasi di wilayahnya. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), perusahaan-perusahaan seperti Pertamina, ADP, dan beberapa perusahaan batubara turut berperan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“Selain membantu penyediaan makanan tambahan, perusahaan-perusahaan juga ikut dalam kegiatan pelatihan untuk ibu-ibu, seperti pelatihan keterampilan dan peningkatan kapasitas ekonomi keluarga,” terang Rendra.
Ia menjelaskan, keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya bersama pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Dukungan ini tidak hanya bersifat material, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang melalui pembinaan dan pelatihan kepada masyarakat.
Rendra menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, angka stunting di Kecamatan Anggana saat ini berada dalam kategori relatif normal dan tidak termasuk wilayah yang memerlukan perhatian khusus.
Kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah kecamatan, desa, dan perusahaan, Rendra berharap program pencegahan stunting dapat berjalan lebih efektif sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di wilayah Anggana.
“Secara umum, kondisi stunting di Anggana masih terkendali. Namun, kami tetap waspada dan terus berupaya menjaga agar angka kasus tidak meningkat,” tegasnya. (adv/Iam)


