Pemkab Kukar Siapkan Festival Memory of Yupa, Langkah Awal Menuju Pengakuan UNESCO
Kategory
Advertorial,
16-10-2025 00:00:17
DUTANARASI.COM Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) tengah menyiapkan Festival Memory of Yupa sebagai langkah awal menuju pengajuan prasasti Yupa ke UNESCO sebagai warisan dunia. Festival ini menjadi upaya memperkenalkan kembali jejak peradaban Kutai yang menjadi tonggak awal sejarah Nusantara. Plt Kepala Diarpus Kukar, Rinda Desianti, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya bersama pemerintah pusat tengah melengkapi seluruh tahapan administrasi untuk pendaftaran Yupa ke UNESCO.
Langkah ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mengangkat kembali nilai sejarah dan budaya yang terkandung dalam peninggalan bersejarah tersebut. Saat ini kami sedang dalam proses pendaftaran Yupa agar bisa diakui UNESCO. Semua tahapan sedang kami lengkapi bersama pemerintah pusat, ungkap Rinda, Kamis (16/10/2025).
Ia menuturkan, festival yang akan digelar nanti tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana edukasi publik untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya daerah. Festival ini menjadi sarana edukasi publik supaya masyarakat tahu bahwa Yupa adalah bagian dari memori sejarah bangsa yang berawal dari Kutai, ujarnya. Rinda menambahkan, kegiatan ini juga sejalan dengan visi pembangunan Kukar Idaman, khususnya dalam meningkatkan literasi sejarah dan kebudayaan di kalangan masyarakat.
Melalui pendekatan ini, Pemkab Kukar ingin menanamkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap sejarah lokal. Program ini mendukung Kukar Idaman di sektor pendidikan dan pelestarian budaya. Kami ingin masyarakat semakin mencintai sejarah lokalnya, jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Yupa bukan sekadar prasasti batu, melainkan simbol kejayaan Kerajaan Kutai Martadipura sebagai kerajaan tertua di Indonesia. Nilai historis dan kulturalnya diharapkan dapat diakui dunia melalui pengusulan ke UNESCO. Yupa bukan hanya prasasti, tapi simbol kejayaan Kutai sebagai kerajaan tertua di Indonesia.
Ini kebanggaan yang harus kita rawat bersama, tegasnya. Rinda optimistis, dengan dukungan berbagai pihak, proses pengajuan Yupa ke UNESCO akan berjalan lancar. Ia berharap Festival Memory of Yupa dapat menjadi ajang memperkuat identitas budaya dan semangat pelestarian sejarah masyarakat Kukar.
Kami ingin masyarakat lebih mengenal Yupa dan bangga dengan warisan leluhur kita. Harapannya, pengakuan UNESCO bisa terwujud dan menjadi kebanggaan bersama, pungkasnya. (adv/Iam)
Tags:
Advertorial
dikominfo
Kategory terkait
DKP Kukar Salurkan 378 Juta Benih Ikan dan Udang untuk Dorong Produktivitas Pembudidaya
21-10-2025 00:00:17
Pemerintah Kecamatan Muara Kaman Fokus Majukan Sektor Pariwisata untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
20-10-2025 00:00:19
Camat Tabang Dorong Pemerataan Akses Jalan dan Jembatan Antar Desa
16-10-2025 00:00:17
Pemerataan Pendidikan di Kembang Janggut, SKB Mulai Beroperasi Tahun Ini
16-10-2025 00:00:17
Pemkab Kukar Pastikan Tarif PBB 2025 Tak Naik, Denda Pembayaran Dihapus
16-10-2025 00:00:17
Diskop UKM Kukar Dorong UMKM Bangun Ekosistem Digital yang Berkelanjutan
16-10-2025 00:00:17
Login dengan Facebook
Login dengan Google