Kegiatan Musrenbangdes Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan.(DPMD Kukar)
DUTANARASI.COM – Langkah maju ditunjukkan Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan, melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk tahun 2026. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak pendamping dalam merancang arah pembangunan yang lebih terarah dan inklusif.
Kehadiran Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara, Arianto, menjadi bukti dukungan kuat pemerintah kabupaten dalam memperkuat kapasitas desa.
Dalam kesempatan tersebut, ia tidak hanya memberikan bimbingan teknis, tetapi juga menegaskan pentingnya prinsip partisipasi dan transparansi dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan.
“Desa Bakungan patut diapresiasi karena telah memahami mekanisme Musrenbangdes dengan baik. Semua unsur hadir dan terlibat aktif, mulai dari perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, hingga pendamping desa. Ini menunjukkan sinergi yang baik di tingkat desa,” ujar Arianto, pada Jumat (31/10/2025).
Ia menjelaskan bahwa Musrenbangdes merupakan tahapan penting yang menentukan arah pembangunan desa ke depan.
Hasil dari forum ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk tahun 2026.
Adapun program prioritas yang disepakati meliputi pembangunan infrastruktur dasar, pemberdayaan masyarakat, peningkatan ekonomi lokal, serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan.
“Harapan kami, program yang disusun dapat benar-benar menjawab kebutuhan warga dan sejalan dengan visi pembangunan Kutai Kartanegara yang menekankan kesejahteraan desa,” tutur Arianto menegaskan.
DPMD Kukar berharap keberhasilan pelaksanaan Musrenbangdes di Desa Bakungan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah tersebut. Arianto menilai, desa yang mampu menjalankan Musrenbangdes secara tertib dan inklusif akan memiliki fondasi kuat dalam membangun kemandirian serta kesejahteraan masyarakatnya.
Bagi DPMD Kukar, kegiatan seperti ini bukan hanya bentuk pendampingan teknis, tetapi juga manifestasi nyata dari komitmen pemerintah dalam memastikan setiap desa mampu merancang dan menjalankan pembangunan berdasarkan aspirasi warganya sendiri. (Adv/kh)


