SANGATTA SELATAN – Ajang “Sangatta Selatan Bejagur” beberapa waktu lalu digelar di lapangan Balai Desa Sangatta Selatan. Kegiatan tersebut merupakan pertandingan Muay Thai yang dimaksudkan sebagai bagian dari penyaringan bibit atlet lokal untuk dipersiapkan mengikuti event internasional di Thailand pada bulan Desember mendatang.
“Seleksi ini tidak hanya di Sangatta Selatan, tetapi juga akan berlangsung di beberapa kecamatan lain. Kami ingin benar-benar mencari bibit atlet asli lokal Kutim, bukan mendatangkan atlet dari luar. Tujuannya agar Kutim bisa tampil percaya diri dengan kekuatan sendiri,” jelas Brandon, ketua panitia.
Kegiatan ini menjadi salah satu program Asosiasi Olahraga Kombat Indonesia (AOKI) bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kutai Timur (Kutim).
Menurutnya, pencarian atlet ini akan berlanjut dengan target membentuk tim kuat untuk diberangkatkan ke Thailand pada Desember mendatang. Kegiatan ini turut dihadiri dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kutim Mahyunadi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah AOKI dan KORMI Kutim yang serius membina atlet sejak dini.
“Tunjukkan bahwa kita hebat di arena, bukan di luar arena. Saya menyambut baik kegiatan Bejagur ini. Semoga ke depan bisa diperluas ke kecamatan lain, bahkan sampai ke tingkat kabupaten agar ada kompetisi resmi dan berjenjang,” ujar Mahyunadi.
Sebagai ajang pencarian bibit, pertandingan di “Sangatta Selatan Bejagur” dikemas lebih aman dengan aturan penggunaan sarung tinju, sehingga para peserta dapat bertanding dengan semangat tanpa khawatir cedera serius. Dari ajang ini diharapkan lahir atlet-atlet lokal Kutim yang mampu mengharumkan nama daerah di ajang nasional, bahkan internasional. (ADV/ProkopimKutim/DN)


