TENGGARONG – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berpartisipasi dalam perhelatan Rembug Utama Nasional dan Expo Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) 2025, yang berlangsung di lapangan parkir Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar). Perhelatan tersebut dianggap oleh Bupati Kutim sebagai kesempatan bagi sumber daya manusia (SDM) petani dan nelayan untuk meningkatkan produktivitasnya.
Bupati Ardiansyah hadir didampingi oleh Ketua TP PKK Siti Robiah, Kepala DTPHP Kutim Dyah Ratnaningrum, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kutim Ery Mulyadi. Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas SDM penting untuk meningkatkan produktivitas dan supaya mampu memasarkan produk dengan lebih luas.
Bupati Ardiansyah bangga karena beberapa komoditas pertanian andalan, seperti pisang kepok grecek, dari Kutim mampu merambah pasar internasional. Tak lupa, apresiasi juga diberikan kepada petani yang sedang fokus meningkatkan produktivitas cokelat hingga aren genjah.
Perkembangan teknologi juga, menurut Bupati Ardiansyah, harus diadopsi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Drone, sistem irigasi robotik, bioteknologi, dan platform digital dapat menjadi peluang untuk belajar memaksimalkan penggunaan lahan, air, pupuk, serta memudahkan pemasaran lebih luas.
“Kutim harus siap melihat kemajuan teknologi pertanian berperan penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung praktik pertanian berkelanjutan dengan mengurangi penggunaan sumber daya dan dampak negatif terhadap lingkungan,” jelasnya.
Perhelatan seperti Rembug dan Expo KTNA Nasional diharapkan mentransformasi pertanian dan nelayan Kutim untuk lebih paham teknologi, sehingga tujuan swasembada pangan dapat terwujud. KTNA Nasional 2025 mencatat kehadiran 1.545 peserta di Kukar. Selain memperlihatkan perkembangan teknologi, perhelatan ini juga menjadi ajang tukar pengetahuan antara para petani dan nelayan. (ADV/ProkopimKutim/DN)


