342
SANGATTA – Dalam meningkatkan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutai Timur (Kutim) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tips dan Trik Psikotes untuk Pencari Kerja. Kegiatan yang berlangsung di Pelangi Room, Hotel Victori Sangatta ini diikuti oleh 112 peserta. Berlangsung selama tiga hari.
Materi yang disajikan disusun secara komprehensif dan diberikan oleh narasumber yang kompeten di bidangnya. Antara lain materi motivasi berjudul “Membangun Kepercayaan Diri dan Siap Menghadapi Seleksi Kerja” yang dibawakan oleh narasumber dari PEBS FEB UI, Girisusilohadi Joko Purnomo. Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan menghadapi berbagai jenis tes, seperti tes IQ, merancang CV yang efektif, tes gambar, dan yang terpenting praktik wawancara psikotes.
Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, menjelaskan bahwa pelatihan intensif ini bertujuan membekali peserta dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk lolos tahap seleksi perusahaan.
“Pelatihan ini diharapkan peserta dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi psikotes perusahaan,” ujar Roma.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi berharap agar pelatihan ini mengubah stigma negatif terhadap calon pekerja lokal. Kualitas dan daya saing yang meningkat dari para peserta akan membuat perusahaan tidak ragu untuk menyerap tenaga kerja lokal. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan warga Kutai Timur mendapat prioritas dalam penerimaan pekerja.
Antusiasme peserta pelatihan terlihat di wajah para peserta. Salah seorang peserta mengungkapkan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini.
“Kegiatan ini menjadi bekal penting. Saya berharap dapat mempersiapkan diri secara maksimal untuk mengikuti seleksi jurnalistik nasional setelah mendapatkan bekal dari Bimtek,” ujar Kia, salah seorang peserta.
Pasca mengikuti Bimtek, diharapkan kepercayaan diri para peserta meningkat sehingga tidak ragu dalam mengajukan lamaran pekerjaan ke perusahaan yang diinginkan. Kualitas SDM yang meningkat ini menjadikan daya saing Kutim lebih kuat. (ADV/ProkopimKutim/DN)


