Dishub Kutai Timur Evaluasi Rute Bus Karyawan demi Kurangi Kepadatan Jalan Pendidikan
Kategory
Advertorial,
19-11-2025 00:00:05
Dutanarasi, Kutai Timur - Kepadatan lalu lintas di Jalan Pendidikan pada jam sibuk menjadi perhatian serius Dinas Perhubungan Kutai Timur. Pihak Dishub menyoroti banyaknya bus perusahaan, khususnya PT Pama, yang melintasi jalur-jalur padat penduduk saat jam pergantian shift karyawan, sehingga memicu kemacetan panjang. Evaluasi rute ini dilakukan setelah adanya laporan mengenai penumpukan kendaraan yang tidak teratur di beberapa titik simpang.
Kehadiran bus-bus besar di jalan yang relatif sempit pada jam sekolah dan jam berangkat kantor dinilai sangat mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan lainnya. Zulkarnain selaku Kasi Lalu Lintas menyatakan bahwa pihaknya sedang mengkaji ulang izin lintasan bus-bus tersebut untuk dipindahkan ke jalur yang lebih tepat. "Saya akan tindak sedikit nanti, jangan sampai di situlah.
Karena pagi itu jalanan sudah sangat ramai, apalagi di Jalan Pendidikan yang menjadi akses utama masyarakat," tegasnya. Dishub mencatat setidaknya ada puluhan bus dari berbagai perusahaan yang beroperasi setiap harinya, dengan PT Pama sebagai salah satu operator terbesar. Jika rute ini tidak segera dibenahi, maka beban jalan akan semakin berat dan mempercepat kerusakan aspal di jalur-jalur non-industri tersebut.
Selain masalah kemacetan, ketidakteraturan titik jemput karyawan juga menjadi masalah tambahan yang sering dikeluhkan. Banyak bus yang berhenti di sembarang tempat karena belum tersedianya rambu khusus halte yang permanen dan disepakati oleh semua pihak terkait. Zulkarnain mengingatkan bahwa koordinasi antara perusahaan dan pemerintah harus berjalan selaras agar tidak ada pihak yang dirugikan secara sosial.
"Setengah delapan itu sudah tidak bisa menyeberang kita kalau di Jalan Pendidikan itu, karena bus-bus ini jalan terus, makanya rutenya harus kita kurangi atau alihkan," jelasnya mengenai kondisi di lapangan. Rencananya, Dishub akan memajukan titik putaran bus ke lokasi yang lebih luas dan tidak mengganggu persimpangan padat. Lokasi di sekitar Toko Anita dan area pendidikan lainnya akan diproteksi agar tidak menjadi tempat bus bermanuver yang memicu antrean kendaraan di belakangnya.
Penertiban ini nantinya akan melibatkan personil gabungan dari Kepolisian dan Satpol PP guna memastikan kebijakan rute baru dipatuhi. "Kami ingin agar rute bus perusahaan kembali ke jalur yang sudah disetujui sebelumnya, agar masyarakat umum tidak terus-menerus terjebak macet setiap pagi dan sore," tutupnya. (Adv)
Tags:
Advertorial
Diskominfo Kutim
Kategory terkait
Dishub Kutim Soroti Keluhan Masyarakat Terkait Rambu Membingungkan dan Pelanggaran U-Turn
06-12-2025 00:00:07
Ledakan Pengunjung di Pantai Marang dan Sukamaju Selama Libur Lebaran, Dispar Kutim Catat Rekor Baru
06-12-2025 00:00:07
Tanggapi Aksi Tanam Pisang di Jalan, Lurah Singa Geweh Pastikan Langkah Koordinasi dengan Pemkab
06-12-2025 00:00:18
Lurah Singa Geweh Dorong Transparansi Pemilihan RT dan Penyerapan Insentif di Tahun 2026
06-12-2025 00:00:18
Kutim Pastikan Kepedulian Bencana Sumatera, Skema Bantuan Disiapkan dengan Prinsip Akuntabilitas
05-12-2025 00:00:05
Rawat APILL Secara Berkala, Dishub Kutim Tegaskan Peran Daerah dan Pusat
05-12-2025 00:00:06
Login dengan Facebook
Login dengan Google