Distanak Kukar Siap Dampingi Warga Binaan Lapas Lewat Ragam Program

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial

Teks foto: Kepala Distanak Kukar, Moh. Rifani, menyatakan dukungan pendampingan pertanian bagi warga binaan melalui program sebagai bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat.


DUTANARASI.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) menyatakan komitmennya untuk mendukung program Sae Pastarung. Dukungan ini diarahkan pada penguatan keterampilan warga binaan di bidang pertanian sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat dan membangun kehidupan yang lebih produktif.

Kepala Distanak Kukar, Moh. Rifani, mengatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral pemerintah terhadap warga binaan yang sedang menjalani proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

Menurutnya, warga binaan tetap menjadi bagian dari masyarakat yang perlu mendapatkan kesempatan untuk berkembang.

Pembinaan selama berada di lapas diharapkan mampu membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat setelah menyelesaikan masa pembinaan.

“Secara prinsip, kami dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya Dinas Pertanian, akan tetap mendukung program Saipas Tarung ini. Secara moral, warga binaan merupakan bagian dari masyarakat yang kami titipkan di lembaga pemasyarakatan untuk dibina agar menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).

Rifani menjelaskan, dukungan Distanak Kukar nantinya dapat diwujudkan melalui pendampingan dan alih pengetahuan di bidang pertanian. Selain itu, pihaknya juga akan mempertimbangkan dukungan berupa sarana produksi, menyesuaikan dengan kebutuhan program dan ketersediaan sumber daya.

Salah satu bentuk bantuan yang berpotensi diberikan ialah penyediaan benih sayuran dan kebutuhan produksi pertanian lainnya.

Rencana tersebut akan dibahas lebih lanjut agar dukungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan kegiatan serta dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga binaan.

Pendampingan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga menumbuhkan kemandirian dan membuka peluang bagi warga binaan untuk mengembangkan kegiatan produktif setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

Rifani berharap, ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat diterapkan secara nyata setelah mereka kembali ke tengah masyarakat. Warga binaan juga diharapkan mampu membagikan pengetahuan tersebut kepada orang-orang di sekitarnya sehingga manfaat program tidak berhenti pada peserta pembinaan saja.

“Harapan kami, ketika kembali ke masyarakat, mereka bisa membantu Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan mentransfer ilmu yang diperoleh selama berada di lapas kepada masyarakat di lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Ia menilai, kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan memberikan kontribusi positif menjadi salah satu bagian penting dalam proses reintegrasi sosial. Dengan bekal pengetahuan yang memadai, warga binaan diharapkan lebih percaya diri untuk kembali berbaur dan mengambil peran di tengah masyarakat.

Melalui dukungan terhadap program Sae Pastarung, Distanak Kukar berharap pembinaan warga binaan dapat memberikan dampak berkelanjutan, sekaligus mendorong penyebaran pengetahuan pertanian di masyarakat.

Upaya ini menjadi bagian dari harapan agar warga binaan memiliki kesempatan untuk memperbaiki kehidupan dan berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya pada sektor pertanian. (ADV)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

2026