Kukar Siapkan Penghargaan Umrah bagi Penggerak Kegiatan Keagamaan Mulai 2027
Kategory
Advertorial,
Diskominfo Kutai Kartanegara,
30-10-2026 23:31:00
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyiapkan program umrah gratis bagi penggerak kegiatan keagamaan yang dijadwalkan mulai 2027 dengan kriteria penerima yang adil dan tepat sasaran.
DUTANARASI.COM – Dedikasi para pemuka agama dan penggerak kegiatan keagamaan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat perhatian melalui program umrah gratis yang dijadwalkan mulai direalisasikan pada 2027.
Program ini menjadi salah satu bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada mereka yang selama ini berperan menjaga kehidupan keagamaan di tengah masyarakat, mulai dari imam masjid, takmir, bilal, doja hingga guru mengaji.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan dukungan anggaran untuk program tersebut telah dialokasikan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra). Saat ini, pemerintah daerah masih mematangkan mekanisme pelaksanaan serta menyusun persyaratan bagi calon penerima.
“Pada 2027 kita mulai menjalankan program umrah gratis bagi pemuka agama. Anggarannya sudah dialokasikan melalui Bagian Kesra, sedangkan teknis pelaksanaannya masih disusun,” ungkap Aulia.
Ia menegaskan, penentuan penerima harus mengedepankan prinsip keadilan.
Pemerintah ingin memastikan kesempatan tersebut diberikan kepada mereka yang memang memiliki rekam jejak pengabdian dalam kegiatan keagamaan, bukan sekadar muncul karena adanya program umrah gratis.
“Kita ingin menerapkan prinsip keadilan. Jangan sampai ketika program diluncurkan, banyak orang baru ingin menjadi penggiat keagamaan hanya karena ingin mengikuti program ini,” tegasnya.
Untuk memastikan ketepatan sasaran, penyusunan kriteria penerima akan melibatkan sejumlah lembaga yang memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas keagamaan masyarakat.
Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk urusan pengabdian di lingkungan masjid. Sementara itu, kegiatan keagamaan yang berkaitan dengan pembinaan mengaji akan melibatkan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ).
“Untuk urusan masjid, kita bekerja sama dengan DMI.
Untuk kegiatan mengaji, kita bekerja sama dengan LPTQ. Selanjutnya, keseluruhan program ini akan berada di bawah koordinasi MUI,” jelas Aulia.
Melalui koordinasi lintas lembaga tersebut, pemerintah daerah berharap pendataan dan penetapan penerima dapat berlangsung secara terarah. Program ini diharapkan menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi para penggerak keagamaan sekaligus memperkuat perhatian terhadap kehidupan religius masyarakat Kukar.
(ADV)
Tags:
Advertorial
Kutai Kartanegara
Kategory terkait
Persiapan MTQH XLVI Kaltim Kian Matang, Kukar Pastikan Venue dan Akomodasi Kafilah Siap
4 minutes ago
Wabup Kukar Pastikan Bonus Atlet Kukar Aman, Lima Kejuaraan Jadi Momentum Rebut Prestasi Tertinggi
4 minutes ago
DPMD Kukar Pacu Penataan Desa, Status Definitif Ditargetkan Tuntas Sebelum Pilkades 2027
1 day ago
Kukar Siapkan Penguatan Irigasi 2027, Lima Kawasan Pertanian Jadi Prioritas
1 day ago
Kukar Perluas Sentra Telur, Sembilan Kecamatan Disiapkan Terima Bantuan Kandang dan Bibit Ayam
23 hours ago
Bupati Kukar Optimistis Kontingen Kukar Tampil Maksimal di Lima Ajang Provinsi
31-10-2026 20:20:00
Login dengan Facebook
Login dengan Google