Teluk Pandan — Keinginan untuk menjadikan Teluk Pandan sebagai ikon baru Kabupaten Kutai Timur diwujudkan dengan mendorong pengembangan desa-desa di kecamatan tersebut. Langkah nyata yang dilakukan salah satunya adalah mengucurkan dana desa sebesar Rp 1 miliar per desa di kecamatan tersebut.
Selain itu, Bupati meminta kerja sama pemerintah, swasta, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi mewujudkan cita-cita Teluk Pandan sebagai gerbang Kutim. Menurutnya, untuk mencapainya tidak cukup hanya dengan dana atau program. Harus ada kolaborasi dan keinginan bersama untuk membuat Kutai Timur tangguh dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikannya dalam lawatan ke Kecamatan Teluk Pandan. Dalam lawatan kali ini, Bupati hadir didampingi Ny. Hj. Siti Ardiansyah Sulaiman, Wakil Bupati H. Mahyunadi, Ketua DPRD Kutim Jimmi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kutim, kepala perangkat daerah, hingga pimpinan perusahaan yang beroperasi di sekitar kecamatan.
Sejumlah pihak dari sektor swasta juga turut hadir dan menyatakan dukungan terhadap pengembangan kawasan. Hal tersebut sesuai dengan visi Bupati Ardiansyah bahwa dalam konteks Teluk Pandan sebagai gerbang Kutim, kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi keniscayaan.
Apresiasi disampaikan oleh Camat Teluk Pandan, Anwar. Ia berharap dorongan pengembangan kawasan Teluk Pandan terus berlanjut dan semakin positif ke depan. “Anggaran ini merupakan simbol kepercayaan dan stimulus agar desa-desa bisa mandiri dalam membangun,” ungkapnya.
Lawatan Bupati dinilai oleh Anwar sebagai langkah untuk terus menjalin komunikasi dua arah antara pemerintah dengan masyarakat. Dengan cara demikian, menurutnya, akan terjalin kolaborasi yang baik bagi pembangunan kawasan Teluk Pandan. (ADV/ProkopimKutim/DN)


