SANGATTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kutai Timur berencana mengadakan penguatan kelembagaan bersama Komisi II DPR RI pada pekan depan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk menegaskan eksistensi Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu, meskipun tahapan Pemilu dan Pilkada 2024 telah berakhir. Ketua Bawaslu Kutim, Aswadi, memohon kehadiran Bupati Ardiansyah dalam kegiatan tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh Aswadi dalam audiensi yang diterima Bupati Ardiansyah di ruang kerjanya. “Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Bawaslu tetap bekerja, tidak hanya di masa tahapan pemilu, tetapi juga di luar itu. Kami juga berharap kegiatan ini dapat memperkuat koordinasi dengan semua pihak, baik pemerintah daerah, partai politik, maupun elemen masyarakat,” ujar Aswadi yang hadir bersama jajaran anggota komisioner.
Menanggapi hal itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi inisiatif Bawaslu. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutim siap mendukung setiap upaya yang memperkuat demokrasi di daerah, khususnya melalui peningkatan kapasitas kelembagaan pengawas pemilu.
“Audiensi ini menjadi langkah penting dalam membangun koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan Bawaslu. Kami tentu menyambut baik kegiatan ini karena pada dasarnya pengawasan pemilu yang kuat akan berdampak pada kualitas demokrasi di Kutim,” kata Ardiansyah.
Dalam kesempatan tersebut, Aswadi juga menyampaikan hasil pengawasan terhadap proses Pemilu dan Pilkada yang lalu. Harapannya, hal tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bersama antara pemerintah daerah, partai politik, dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kualitas demokrasi di Kutim.
(ADV/ProkopimKutim/DN)


