Tak Ingin Waterboom Pulau Kumala Sekadar Jadi Bangunan, Rendi Dorong Pengelolaan Profesional
Kategory
Advertorial,
Diskominfo Kutai Kartanegara,
03-11-2026 22:23:00
Wabup Kukar, Rendi Solihin, mendorong penyelesaian dan pengelolaan profesional Waterboom Pulau Kumala agar segera beroperasi dan bermanfaat bagi masyarakat.
DUTANARASI.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berupaya memastikan pembangunan Waterboom di kawasan wisata Pulau Kumala tidak berhenti pada penyelesaian fisik semata. Fasilitas rekreasi tersebut diharapkan benar-benar berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, mengatakan proses lelang pekerjaan lanjutan Waterboom telah selesai dan pemenang pekerjaan sudah ditetapkan. Meski demikian, tahapan kontrak masih perlu ditindaklanjuti agar pekerjaan dapat segera berjalan.
Rendi menyebutkan, dirinya akan berkoordinasi kembali dengan perangkat daerah terkait untuk memastikan proses administrasi tersebut tidak berlarut-larut.
Hal ini penting mengingat pemerintah daerah sebelumnya menargetkan Waterboom sudah bisa dinikmati masyarakat pada libur Lebaran 2027.
"Proses lelang sudah dilaksanakan dan pemenangnya juga sudah ada. Namun, kontraknya masih belum dilakukan. Saya akan kembali menindaklanjuti hal ini kepada perangkat daerah terkait," ujarnya.
Di samping persoalan administrasi, hasil pengecekan kondisi bangunan juga menemukan sejumlah titik kebocoran yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Meski kebocoran tersebut tergolong kecil, persebarannya di beberapa bagian membuat dampaknya cukup besar terhadap kondisi fasilitas.
Menurut Rendi, penyelesaian persoalan teknis tersebut perlu menjadi perhatian agar Waterboom nantinya benar-benar siap digunakan. Bahkan, masih terdapat potensi kebutuhan tambahan anggaran sekitar Rp2,5 miliar untuk menuntaskan pekerjaan, termasuk perbaikan pada bagian yang mengalami kebocoran.
"Kelihatannya memang hanya kebocoran kecil, tetapi terjadi di sejumlah titik. Karena itu, harus ditangani secara menyeluruh agar tidak menjadi persoalan ketika fasilitas ini mulai dioperasikan," jelasnya, Selasa (3/11/2026).
Tidak hanya fokus pada pembangunan, Pemkab Kukar juga mulai memikirkan keberlanjutan operasional Waterboom setelah selesai dikerjakan.
Rendi menilai sistem pengelolaan harus dipersiapkan sejak awal agar fasilitas tersebut tidak kembali menjadi aset yang kurang optimal pemanfaatannya.
Salah satu opsi yang dipertimbangkan ialah menyerahkan pengelolaan kepada satu perusahaan atau pihak khusus yang memiliki tanggung jawab terhadap operasional. Skema penyewaan juga terbuka untuk dikaji sebagai alternatif pengelolaan.
"Kami ingin memastikan fasilitas ini benar-benar selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Jangan sampai hanya menjadi bangunan yang sudah dibangun, tetapi belum bisa difungsikan," tegasnya.
Dengan penyelesaian pekerjaan fisik dan penataan sistem pengelolaan, keberadaan Waterboom Pulau Kumala diharapkan dapat kembali menambah pilihan rekreasi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan kawasan wisata di Kukar.
(ADV)
Tags:
Advertorial
Kutai Kartanegara
Kategory terkait
Pantau Harga Pasar Setiap Hari, Disketapang Kukar Siapkan Gerakan Pangan Murah Jelang Nataru
04-11-2026 21:21:00
Fasilitas Daerah Kukar Disiapkan Lebih Optimal, Sejumlah Gedung Dibidik Segera Beroperasi
04-11-2026 22:22:00
PU Kukar Gandeng Kampus, Siapkan Solusi Jangka Panjang untuk Taman Musik Tenggarong
03-11-2026 20:20:00
Kukar Matangkan MTQH Provinsi, Sunggono Dorong Pariwisata Ikut Ambil Peluang
03-11-2026 21:21:00
Anggana Petakan Kebutuhan Penerangan Jalan, Handil Terusan Masuk Prioritas Usulan 2027
02-11-2026 20:20:00
Persiapan MTQH XLVI Kaltim Kian Matang, Kukar Pastikan Venue dan Akomodasi Kafilah Siap
02-11-2026 21:21:00
Login dengan Facebook
Login dengan Google