Posyantek Desa Manunggal Jaya. (Pemdes Manunggal Jaya)
DUTANARASI.COM – Tidak mudah membangun semangat inovasi di tengah arus modernisasi. Namun, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya menjaga agar kreativitas warga desa tidak padam melalui penguatan lembaga Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek). Lembaga ini diharapkan menjadi motor penggerak pengembangan teknologi sederhana yang bisa langsung diterapkan dalam kehidupan masyarakat.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar, mengatakan, meski Posyantek telah terbentuk di sejumlah desa, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami fungsinya dengan benar.
“Kami masih perlu melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami bahwa Posyantek bukan semata soal jabatan atau nominal. Tujuan utamanya adalah mendorong pengembangan teknologi tepat guna yang bisa membantu aktivitas ekonomi warga,” ujar Asmi, Senin (20/10/2025).
Asmi mengakui, salah satu tantangan besar adalah berkurangnya minat masyarakat untuk berinovasi karena ketersediaan alat-alat modern dari bantuan pemerintah.
“Dengan banyaknya bantuan alat pertanian dan sarana lain dari pemerintah, masyarakat menjadi kurang terdorong untuk berinovasi. Padahal semangat inovasi ini penting untuk menumbuhkan kemandirian dan kreativitas warga,” terangnya.
Untuk mengatasi hal itu, DPMD Kukar aktif turun ke lapangan, mendatangi kecamatan dan desa untuk menghidupkan kembali semangat inovasi berbasis potensi lokal. Data terbaru menunjukkan sudah ada puluhan Posyantek yang aktif, meski pemerataannya masih perlu ditingkatkan.
“Kami rutin berkeliling ke 20 kecamatan untuk mendorong pemerintah setempat agar membantu desa dan kelurahan menata lembaga Posyantek,” tambahnya.
Lebih lanjut, Asmi menegaskan bahwa keberadaan Posyantek sangat strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi desa. Selain menumbuhkan inovasi, lembaga ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengadaptasi teknologi sederhana yang sesuai dengan kebutuhan lokal.
“Penataan dan penguatan Posyantek ini sangat penting. Selain membantu masyarakat dalam bidang teknologi, juga menjadi sarana pembinaan dan inovasi di tingkat akar rumput,” jelasnya.
DPMD Kukar optimistis, melalui penguatan kelembagaan Posyantek, akan lahir lebih banyak karya dan inovasi masyarakat desa yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan serta memperkuat kemandirian ekonomi di Kutai Kartanegara. (Adv/kh)


