Duta Narasi, Kutai Timur – Kondisi akses jalan menuju SD 016 Sangatta Utara yang belum memadai menjadi salah satu tantangan dalam aktivitas harian siswa dan orang tua.
Kendati demikian, pihak sekolah memastikan bahwa proses pembelajaran tetap berjalan kondusif meskipun infrastruktur pendukung masih dalam tahap perbaikan bertahap.
Sebagian besar siswa masih harus diantar orang tua untuk menjamin rasa aman sepanjang perjalanan.
Kepala sekolah, Tuty Widayati, menyampaikan bahwa keterbatasan akses jalan tidak menyurutkan semangat sekolah dalam memberikan layanan pendidikan terbaik.
“Walaupun infrastruktur jalan masih terbatas, pembelajaran di SD 016 tetap berjalan kondusif dan terkendali,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sekolah terus mengoptimalkan pengawasan dan sistem keamanan saat siswa datang dan pulang.
Koordinasi juga dilakukan bersama wali murid untuk memastikan setiap anak dalam keadaan aman.
Untuk meminimalkan hambatan mobilitas, sekolah menerapkan sejumlah pengaturan teknis saat kedatangan dan kepulangan siswa.
Langkah tersebut penting mengingat jalan masih belum sepenuhnya ramah bagi pejalan kaki maupun kendaraan kecil.
“Kami tetap meminta orang tua bersabar karena kami percaya pemerintah daerah akan melakukan perbaikan jalan secara bertahap hingga selesai,” lanjutnya.
Komunikasi terbuka antara sekolah dan wali murid menjadi landasan penting bagi kelancaran kegiatan belajar selama akses jalan belum diperbaiki sepenuhnya.
SD 016 Sangatta Utara optimistis bahwa ketika infrastruktur penunjang telah tuntas, kualitas kenyamanan belajar mengajar akan meningkat secara signifikan dan memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.(ADV)


