SAMARINDA – Lebih kurang 3.000 peserta hadir mengikuti upacara Hari Pramuka ke-64 tahun 2025 di Lapangan GOR Kadrie Oening, Samarinda. Mereka berasal dari pengurus Gerakan Pramuka, perwakilan anggota Pramuka tingkat SMP, SMA/SMK, dan sekolah-sekolah di bawah Kementerian Agama (MTs, MA, dan MAN). Turut hadir pula undangan dari berbagai instansi pemerintah dan organisasi masyarakat. Sementara itu, bertindak sebagai pembina upacara adalah Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji.
Tahun ini tema yang diusung dalam peringatan Hari Pramuka adalah “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa.” Seno Aji dalam amanatnya mengingatkan pentingnya peran Pramuka dalam kehidupan berbangsa.
“Setiap anggota Pramuka harus senantiasa memegang teguh Pancasila, berpegang pada Trisatya dan Dasa Darma. Sebagai organisasi pendidikan nonformal, Gerakan Pramuka memiliki peran penting membantu pemerintah. Sesuai arahan Presiden, Pramuka diharapkan mampu berkontribusi dalam swasembada pangan, memperkuat kerja sama, dan bersama-sama menyongsong Indonesia Emas 2045. Jadikan Gerakan Pramuka sebagai pilar bangsa,” tegas Seno Aji.
Pada kesempatan yang istimewa tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman hadir sebagai undangan dari Kutai Timur (Kutim), didampingi Wakil Bupati Mahyunadi, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutim Asti Mazar Bulang, dan Sekretaris Kwarcab Irma Yuwinda sebagai tamu undangan. Tahun ini Kwarcab Kutim kembali meraih penghargaan sebagai Kwarcab Tergiat se-Kaltim, dengan skor penilaian mencapai 14.910 poin.
Pencapaian ini membuat Bupati Ardiansyah mengucapkan rasa bangga dan syukur. Selaku Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), ia menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini adalah buah dari kerja keras dan semangat kebersamaan seluruh jajaran Pramuka Kutim.
“Masing-masing ranting sekarang sudah mampu melaksanakan berbagai agenda kepramukaan. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan Gerakan Pramuka. Nanti akan dibangun sekretariat di sejumlah kecamatan agar kegiatan kepramukaan dapat berjalan lebih optimal,” ungkap Ardiansyah.
Ia menambahkan, keberadaan sekretariat membuat satuan-satuan kerja di tingkat ranting dapat bekerja lebih terarah. Nantinya setiap kegiatan ranting tidak lagi menghadapi persoalan tempat, sehingga lebih termotivasi. (ADV/ProkopimKutim/DN)


