Dana RT Kukar dan Program MBG Bakal Diselaraskan, DPMD Petakan Penerima Bantuan

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Advertorial

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menjelaskan rencana penyelarasan bantuan makanan bergizi melalui dana RT dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pemetaan penerima manfaat, penyusunan standar harga, dan koordinasi lintas instansi agar bantuan bagi lansia dan balita tepat sasaran.


DUTANARASI.COM - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berupaya menyelaraskan rencana bantuan makanan bergizi melalui dana RT dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan tanpa tumpang tindih penerima manfaat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengatakan penentuan sasaran menjadi bagian penting dalam perencanaan program makanan bergizi bagi lansia dan balita.

“Data sasaran itu nanti ditentukan berdasarkan DTSEN. Dinas Sosial membantu kami untuk menentukan penerimanya,” ujarnya.

Menurut Arianto, program MBG yang sebelumnya menyasar peserta didik juga telah menjangkau balita melalui layanan posyandu.

Kondisi tersebut menjadi pertimbangan pemerintah daerah dalam menyusun skema bantuan menggunakan anggaran RT.

Karena itu, pendataan diperlukan untuk mengetahui kelompok masyarakat yang telah menerima program serupa dan menentukan kebutuhan bantuan lanjutan. Dengan pemetaan tersebut, dana RT diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih efektif.

Selain penentuan penerima, DPMD Kukar juga berkoordinasi dengan BRIDA untuk mengkaji standar harga makanan bergizi berdasarkan menu yang disusun Dinas Kesehatan.

“Kita tidak boleh berbeda-beda. Harus ada standar yang jelas berdasarkan hasil kajian, kemudian ditetapkan,” tegasnya.

Menu untuk lansia dan balita telah tersedia, sedangkan mekanisme distribusinya masih dalam tahap pematangan.

Pemberian makanan bagi balita direncanakan melalui posyandu, sementara pola penyaluran untuk lansia masih dikoordinasikan.

Arianto berharap persiapan teknis, pendataan, dan penghitungan biaya dapat segera dirampungkan agar pelaksanaan program memiliki dasar yang jelas.

“Harapannya, akhir bulan ini seluruh persiapan sudah selesai sehingga program bisa dilaksanakan. Kalau belum memungkinkan tahun ini, perencanaannya sudah berjalan dan bisa dilaksanakan tahun depan,” ungkapnya.

Penyelarasan program ini diharapkan dapat memperkuat efektivitas penggunaan dana RT sekaligus memastikan bantuan makanan bergizi melengkapi program pemerintah pusat sesuai kebutuhan masyarakat di Kukar. (ADV)

Iklan dutanarasi.com

Tags:

2026