Pemkab Kukar Siapkan Langkah Pemulihan Korban Kebakaran, Kebutuhan Sekolah Jadi Perhatian
Kategory
Advertorial,
Diskominfo Kutai Kartanegara,
14-10-2026 23:51:00
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat meninjau lokasi kebakaran
DUTANARASI.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan langkah penanganan bertahap bagi warga terdampak kebakaran yang terjadi pada malam sebelumnya. Selain penanganan darurat, perhatian pemerintah diarahkan pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitasnya.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut, terlebih karena insiden itu menimbulkan korban jiwa. Dua anak berusia 7 tahun dan 3 tahun dilaporkan meninggal dunia, sementara kedua orang tua mereka mengalami luka bakar sekitar 75 persen dan dijadwalkan menjalani operasi di RSUD AM Parikesit pada pagi hari setelah kejadian.
“Kami sangat prihatin dan turut berduka atas kejadian ini.
Kami mengimbau seluruh warga masyarakat Kabupaten Kukar untuk bersama-sama mencegah musibah serupa,” ujar Aulia.
Pemkab Kukar telah berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk menyusun penanganan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Langkah awal difokuskan pada kebutuhan mendesak warga agar dampak kebakaran tidak semakin mengganggu kehidupan keluarga yang terdampak.
Salah satu perhatian pemerintah ialah kebutuhan anak-anak untuk kembali bersekolah. Apabila seragam sekolah mereka hilang atau tidak dapat digunakan akibat kebakaran, pemerintah akan mengupayakan pemenuhannya sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kita upayakan untuk mengadakan seragam sekolah apabila memang dibutuhkan, sehingga kita bisa mengurangi beban warga masyarakat yang terkena musibah kebakaran ini,” katanya, Rabu (14/10/2026).
Upaya tersebut menjadi bagian dari penanganan yang tidak hanya berorientasi pada kondisi setelah kejadian, tetapi juga pada pemulihan aktivitas masyarakat.
Koordinasi dengan petugas lapangan diperlukan untuk mengidentifikasi kebutuhan warga dan menentukan bentuk bantuan yang sesuai.
Di samping penanganan korban, Aulia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah. Ia meminta warga memastikan api di dapur telah padam sebelum tidur serta mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan.
Masyarakat juga diimbau memeriksa instalasi dan sambungan listrik, terutama ketika hendak meninggalkan rumah dalam waktu lama. Langkah pencegahan tersebut dinilai penting untuk menekan risiko kebakaran yang dapat mengancam keselamatan jiwa maupun tempat tinggal.
“Musibah memang tidak ada yang tahu, tetapi kita bisa melakukan mitigasi untuk mencegah agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di tempat kita,” tegasnya.
Pemkab Kukar berupaya menggabungkan penanganan darurat, pemulihan kebutuhan warga, dan pencegahan sebagai bagian dari langkah menghadapi dampak kebakaran.
Pemerintah juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan lingkungan tempat tinggal, sehingga kewaspadaan menjadi tanggung jawab bersama. (ADV)
Tags:
Advertorial
Kutai Kartanegara
Kategory terkait
Persiapan MTQ Provinsi Tembus 80 Persen, Kukar Masih Evaluasi Lokasi Lomba
13 minutes ago
Sekitar 70 SPPG Telah Dibangun di Kukar, Sunggono Sebut Operasional Bergantung Persetujuan BGN
1 minute ago
DKP Kukar Targetkan Dua TPI Beroperasi pada 2027
10 minutes from now
TMMD Jadi Penggerak Pembangunan Desa, DPMD Kukar Apresiasi Sentuhan Nyata TNI
23 hours ago
TMMD ke-130 Sasar Jembayan Tengah, 100 Hektare Lahan Pertanian Kukar Berpotensi Lebih Produktif
13-10-2026 23:14:00
DPMD Kukar Ajak Pemerintah Desa Perkuat Kewaspadaan Karhutla di Tengah Kekeringan
13-10-2026 23:20:00
Login dengan Facebook
Login dengan Google