TMMD Jadi Penggerak Pembangunan Desa, DPMD Kukar Apresiasi Sentuhan Nyata TNI
Kategory
Advertorial,
Diskominfo Kutai Kartanegara,
14-10-2026 23:59:00
Kepala DPMD Kukar Arianto
DUTANARASI.COM – Pembangunan infrastruktur di kawasan pedesaan tidak selalu harus bertumpu pada kemampuan anggaran pemerintah daerah. Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang membantu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang masih memerlukan dukungan sarana dan prasarana.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara, Arianto, mengapresiasi pelaksanaan TMMD yang kembali digelar di Kabupaten Kutai Kartanegara. Menurutnya, program tersebut memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan desa sekaligus membantu pemerintah daerah mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Arianto menilai, manfaat TMMD tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari terbukanya akses yang menunjang aktivitas warga.
Sejumlah pekerjaan, seperti pembangunan jalan usaha tani, gorong-gorong, dan jembatan, menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta kegiatan ekonomi di pedesaan.
“Pada prinsipnya, kegiatan ini sangat membantu pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan,” ujarnya, Rabu (14/10/2026).
Ia menjelaskan, TMMD merupakan program rutin TNI yang pelaksanaannya turut memberikan manfaat bagi daerah. Di Kutai Kartanegara, kegiatan tersebut sebelumnya pernah dilaksanakan di wilayah Tenggarong dan Tenggarong Seberang, sedangkan pada tahun ini dipusatkan di Kecamatan Loa Kulu.
Bagi DPMD Kukar, keterlibatan TNI melalui TMMD menjadi dukungan strategis, terutama ketika pemerintah desa menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan pembangunan. Sinergi tersebut diharapkan mampu membantu mengatasi persoalan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Kami tentu sangat berterima kasih atas pelaksanaan TMMD ini.
Program tersebut memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah desa mengatasi berbagai permasalahan pembangunan, terutama ketika masih terdapat keterbatasan anggaran maupun sarana dan prasarana,” katanya.
Lebih lanjut, Arianto berharap seluruh infrastruktur yang dibangun melalui program tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak berkelanjutan bagi warga. Jalan usaha tani yang memadai, misalnya, dapat menunjang akses menuju kawasan pertanian, sementara gorong-gorong dan jembatan membantu memperlancar konektivitas antarlokasi.
Ia juga menekankan pentingnya memastikan hasil pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah sasaran. Dengan begitu, pelaksanaan TMMD tidak sekadar menghasilkan bangunan fisik, tetapi turut memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan warga desa.
“Mudah-mudahan seluruh pekerjaan yang dilaksanakan oleh personel TMMD dapat memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah sasaran,” tutupnya.
Melalui kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah, TMMD diharapkan terus menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan desa di Kutai Kartanegara, khususnya dalam membuka akses, menunjang aktivitas ekonomi, dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
(ADV)
Tags:
Advertorial
Kutai Kartanegara
Kategory terkait
Persiapan MTQ Provinsi Tembus 80 Persen, Kukar Masih Evaluasi Lokasi Lomba
11 minutes ago
Sekitar 70 SPPG Telah Dibangun di Kukar, Sunggono Sebut Operasional Bergantung Persetujuan BGN
59 seconds from now
DKP Kukar Targetkan Dua TPI Beroperasi pada 2027
12 minutes from now
Pemkab Kukar Siapkan Langkah Pemulihan Korban Kebakaran, Kebutuhan Sekolah Jadi Perhatian
23 hours ago
TMMD ke-130 Sasar Jembayan Tengah, 100 Hektare Lahan Pertanian Kukar Berpotensi Lebih Produktif
13-10-2026 23:14:00
DPMD Kukar Ajak Pemerintah Desa Perkuat Kewaspadaan Karhutla di Tengah Kekeringan
13-10-2026 23:20:00
Login dengan Facebook
Login dengan Google